Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Direktur PT LIB dan Mantan Komite Eksekutif PSSI Diperiksa

Rabu 02 Jan 2019 14:35 WIB

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Endro Yuwanto

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Hidayat, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Exco usai dituding melakukan pengaturan skor, Jakarta, Senin (3/12).

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Hidayat, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Exco usai dituding melakukan pengaturan skor, Jakarta, Senin (3/12).

Foto: Republika/Eko Supriyadi
Liga 3 masih menjadi objek pemeriksaan sebagai pembuka skandal lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi memeriksa mantan Komite Eksekutif (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Hidayat dan Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) Risha Adi Wijaya terkait kasus pengaturan skor. Keduanya diperiksa Satgas Antimafia Bola pada Rabu (2/1).

"Hari ini (keduanya) sudah konfirmasi bisa hadir memberikan keterangan terkait masalah mafia bola, baik di Liga 3 maupun liga yang lain," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/1).

Dedi menyampaikan, saat ini polisi masih mendalami empat tersangka, yakni Johar Ling En, Komisi Wasit Priyanto, Anik, dan Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih. Kepolisian masih memerlukan keterangan sejumlah saksi yang akan dipanggil kembali.

Satgas Antimafia Bola juga masih mendalami kembali laporan masyarakat yang sudah dianalisalis dan diasesmen. Ada 47 laporan yang telah ditindaklanjuti. "Ke depan kami sudah buat rencana mengundang kembali beberapa saksi terkait masalah mafia bola," kata Dedi.

Saat ini, Liga 3 masih menjadi objek pemeriksaan sebagai pembuka skandal lainnya. Polisi juga sudah menyiapkan pemanggilan wasit dan pemain. Pemanggilan wasit dan pemain akan dilaksanakan pekan ini dan pekan depan.

Dedi menambahkan, tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus pengaturan skor. Adanya tambahan tersangka ini tergantung pada pemeriksaan saksi dan pengembangan perkara.

"Karena komitmen satgas untuk memberantas mafia sampai ke akar akarnya. Dari pemeriksaan saksi satgas memeriksa empat orang dulu, jadi akan memeriksa secara utuh. Tolong diberikan kesempatan satgas untuk bekerja dan fokus," ujar Dedi menegaskan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA