Monday, 15 Ramadhan 1440 / 20 May 2019

Monday, 15 Ramadhan 1440 / 20 May 2019

Minus Osvaldo dan Saddil, Indra Sjafri Akui Ada yang Hilang

Rabu 06 Feb 2019 20:19 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pesepak bola Timnas Indonesia U-22 Billy (kanan) berusaha menghadang pesepak bola Bhayangkara FC Vendri Mofu (kiri) pada laga pertandingan persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/2/2019).

Pesepak bola Timnas Indonesia U-22 Billy (kanan) berusaha menghadang pesepak bola Bhayangkara FC Vendri Mofu (kiri) pada laga pertandingan persahabatan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (6/2/2019).

Foto: Antara/Risky Andrianto
Indra menerapkan skema permainan cepat dengan penguasaan bola dominan.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri mengakui ada yang hilang dari permainan timnya lantaran absennya Osvaldo Haay dan Saddil Ramdani saat laga uji coba kontra Bhayangkara FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (6/2). Saddil kemungkinan tak akan membela timnas U-22 dalam Piala AFF U-22 lantaran tak diberi izin timnya Pahang FA (Malaysia).

Adapun Osvaldo tengah menjalani sesi trial bersama klub Spanyol, CD Numancia. "Dua sayap itu tidak ada, bicara pengaruh kualitas individu jelas," kata Indra saat ditanya pengaruh absennya kedua pemain dalam jumpa pers purnalaga, Rabu. "Tapi saya sebagai pelatih tidak mau tergantung pemain. Saya yakin skuat yang ada saat ini cukup lengkap."

Baca Juga

Indra menegaskan bahwa skema permainan yang diterapkannya tidak bergantung pada keberadaan satu-dua orang pemain. Ia menyatakan, filosofi permainannya tidak berubah, yakni dominasi penguasaan bola agresif dengan umpan-umpan cepat.

"Game model tidak tergantung satu -dua pemain. Filosofi saya tetap menyerang dengan umpan cepat dan ball possession agresif," kata mantan nakhoda timnas U-19 itu. "Bukan berarti tidak boleh counter attack juga, tapi tetap berusaha menguasai bola secara terus menerus."

Indra menerapkan skema permainan cepat dengan penguasaan bola dominan sepanjang babak pertama hingga paruh awal kontra Bhayangkara sampai berhasil unggul dua gol, lewat Andy Setyo Nugroho dan penalti Gian Zola.

Di babak pertama, Witan Sulaiman yang awalnya di plot di sayap kiri sempat bertukar tempat dengan Rifal Lastori ke sayap kanan, sebelum kemudian menetap di kanan sejak awal babak kedua didampingi Billy Keraf di kiri.

Namun, setelah unggul dua gol, Indra mengubah pendekatan permainan menjadi skema serangan balik. Sayangnya, skema ini kurang diterapkan dengan baik dan membuat timnas U-22 kebobolan dua gol balasan hingga laga berakhir imbang 2-2.

Selanjutnya, timnas U-22 bakal bertolak ke Malang pada Jumat (8/2) untuk melakoni laga uji coba kedua menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Ahad (10/2). Skuat Garuda Muda bakal berlaga dalam Piala AFF U-22 di Kamboja dengan membuka pertandingan penyisihan Grup B menghadapi Myanmar pada 18 Februari.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA