Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Friday, 18 Rabiul Awwal 1441 / 15 November 2019

Indonesia ke Final Piala AFF U-22 Usai Bungkam Vietnam

Ahad 24 Feb 2019 17:24 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah

Gelandang timnas Indonesia U-22 Asnawi Mangkualam (tengah) berebut bola dengan pemain Vietnam U-22 pada semifinal Piala AFF U-22, Ahad (24/2).

Gelandang timnas Indonesia U-22 Asnawi Mangkualam (tengah) berebut bola dengan pemain Vietnam U-22 pada semifinal Piala AFF U-22, Ahad (24/2).

Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana
Gol kemenangan timnas U-22 diciptakan oleh Luthfi Kamal melalui tendangan bebas

REPUBLIKA.CO.ID, PHNOMPENH -- Timnas Indonesia U-22 melaju ke final Piala AFF U-22. Tim asuhan Indra Sjafri berhasil menaklukkan Vietnam 1-0 pada laga semifinal di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Ahad (24/2) sore.

Baca Juga

Gol kemenangan Indonesia diciptakan oleh Luthfi Kamal melalui tendangan bebas pada menit ke-70. Indonesia akan menunggu pemenang laga Kamboja vs Thailand di partai puncak yang akan berlangsung Selasa (26/2).

Jalannya laga

Timnas U-22 memulai laga dengan tekanan kepada Vietnam. Bermain sabar, Marinus Wanewar dkk berusaha mencari celah. Pada menit keenam tim polesan Indra Sjafri memperoleh peluang perdana.

Kerja sama apik Asnawi Mangkualam dengan Gian Zola berhasil menembus pertahanan Vietnam. Sayang, sepakan Zola masih melebar.

Pada menit ke-12, Asnawi berakselerasi di sayap kanan. Pergerakannya harus dihentikan secara ilegal. Tapi tak ada ancaman berarti untuk penjaga gawang Vietnam Phan Van Bieu.

Dua menit berselang, tendangan sudut pertama didapatkan Vietnam. Tetapi gawang Awan Setho tak terancam. Justru M Luthfi mengerang kesakitan di depan kotak penalti.

Sejak sepak pojok ini, Vietnam terus menghadirakn ancaman. Menit ke-20, Tran Duc Nam mendapatkan peluang pertama setelah menang duel dengan Nurhidayat, tapi upayanya masih melambung.

Menit ke-25, Vietnam mendapatkan tendangan bebas jauh di luar kotak penalti. Bola mengarah langsung ke Awan Setho, tapi tangkapannya tak lengket. Beruntung, ia sigap menangkap bola kembali sebelum disambat satu pemain Vietnam di depan gawang.

Menit ke-27, Vietnam kembali mendapatkan tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Indonesia setelah Firza Andika melakukan pelanggaran. Tapi pertahanan rapi timnas U-22 membuat para pemain Vietnam terperangkap offside.

Setelah water break, timnas U-22 baru bisa mengancam pada menit ke-35. Tendangan bebas Bagas Adi sempat memantul ke tanah dan gagal diamankan sempurna oleh Vietnam, tapi tak ada pemain kita yang menyambar. Semenit berselang, tendangan mendatar Sani Rizki juga tak cukup membahayakan gawang tim Naga Emas.

Wasit Thant Zin Oo memberikan kartu kuning kepada Bagas Adi pemain Vietnam Le Van Xuan setelah terjadi pelanggaran keras pada menit ke-38. Gawang timnas U-22 selamat dari ancaman karena sepakan bebas Vietnam masih naik tipis di atas mistar.

Menjelang babak pertama berakhir, timnas U-22 mencoba mengancam melalui Gian Zola dan kemudian Witan. Tapi kesemuanya tak menghasilkan peluang matang.

Memsuki babak kedua, timnas U-22 menggebrak. Peluang emas didapatkan pada menit ke-48. Umpan silang Witan berhasil disambut Marinus, tapi tandukannya bisa diamankan Phan Van Bieu.

Sejak ini, timnas U-22 terus mengancam Vietnam lewat serangan balik. Namun gol yang dinanti belum juga datang.

Menit ke-59 dan 60, Tran Duc Nam dua kali mendapatkan peluang. Pertama lewat tendangan bebas. Tandukannya melambung di atas Awan Setho. Beberapa detik berselang, ia mendapatkan bola kesalahan antisipasi Nurhidayat. Sepakan kerasnya di tepi kotak penalti masih bisa diamankan Awan Setho.

Indra Sjafri kemudian memasukkan M Rafi Syarahil menggantikan Sani Riski pada menit ke-60. Masuknya Rafi membuat lini tengah timnas U-22 lebih bertenaga.

Timnas U-22 akhirnya bisa menjebol gawang Vietnam. Berawal dari permainan satu dua, Marinus memberikan operan terobosan. Gian Zola yang mencoba masuk ditahan tepat di depan kotak penalti. Wasit Thant Zin Oo memberikan tendangan bebas untuk Indonesia. Sepakan melengkung Luthfi Kamal tak mampu ditahan Phan Van Bieu.

Kebobolan membuat Vietnam tersengat dan meningkatkan serangan. Pelatih Nguyen Quoc Tuan memasukkan penyerang Tran Danh Trung menggantikan gelandang Nguyen Huu Thang pada menit ke-73.

Vietnam mendapatkan peluang dari tendangan bebas pada menit ke-78 setelah Rafi melakukan pelanggaran. Saat ini pula Indra memasukkan Hanif Sjahbandi menggantikan Gian Zola.

Tapi, Nguyen Van Hanh terlambat menyambut bola di yang bergulir di ujung gawang Awan Setho. Sepak pojok untuk Vietnam.

Dari sepak pojok, sempat terjadi kemelut. Dua pemain Vietnam tumbang saat duel, tapi wasit Thant Zin Oo tak menilai sebagai pelanggaran.

Sepuluh menit akhir, timnas U-22 lebih berkonsetrasi bertahan. Vietnam mendapatkan peluang emas pada menit ke-85 saat satu pemainnya lepas dari kawalan di depan kotak penalti menerima umpan silang. Namun Firza bergerak cepat menyapu bola sehingga hanya menghasilkan sepak pojok yang tak membahayakan gawang Awan Setho.

Menit ke-87, Indra melakukan pergantian terakhir dengan memasukkan Rachamt Irianto menggantikan Witan. Dengan waktu tersisa ditambah injury time enam menit menit, timnas U-22 dapat mengamankan kemenangan dan melangkah ke final.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA