Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Indra Sjafri Akui Timnas U-23 Bermasalah dengan Bola Mati

Senin 25 Mar 2019 03:18 WIB

Red: Israr Itah

Indra Sjafri

Indra Sjafri

Foto: dok. PSSI
Berawal situasi bola mati, timnas U-23 kerap kebobolan.

REPUBLIKA.CO.ID, HANOI -- Pelatih tim nasional Indonesia U-23 Indra Sjafri mengakui skuatnya bermasalah dalam mengantisipasi situasi bola mati. Berawal situasi bola mati, timnas U-23 kerap kebobolan.

"Membenahi itu menjadi pekerjaan rumah kami," ujar Indra usai kekalahan timnas U-23 dengan skor 0-1 kontra Vietnam di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Vietnam, Ahad (24/3) malam.

Baca Juga

Pelatih asal Sumatra Barat itu pun berjanji akan memperbaiki hal tersebut agar kondisi serupa tidak terus menerus terjadi.

Timnas U-23 memang memiliki catatan buruk terkait bola mati, khususnya pada tiga laga beruntun terakhirnya, termasuk final Piala AFF U-22 2019. Dari tiga pertandingan itu, skuat Garuda Muda kebobolan empat kali dari situasi bola mati. Satu terjadi saat menghadapi Thailand di final Piala AFF U-22, dua kali ketika menghadapi Thailand di laga perdana Grup K Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 dan, terkini saat menghadapi Vietnam.

Bahkan, satu gol hasil umpan tendangan sudut di laga versus Vietnam membuat Indonesia kalah 0-1 dan tidak dapat lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2020 di Thailand. Lebih menyesakkan lagi, gol Vietnam itu dicetak pada menit ketiga injury time atau beberapa detik sebelum laga terakhir.

"Kami kecolongan," kata Indra.

Satu gol dari sundulan gelandang Trieu Viet Hung memupuskan harapan Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala AFC U-23. Indonesia belum mengoleksi satu poin pun dari dua laga Grup K. Satu laga sisa kontra Brunei Darussalam pada Selasa (26/3) tak mempengaruhi apa pun.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA