Selasa, 19 Rajab 1440 / 26 Maret 2019

Selasa, 19 Rajab 1440 / 26 Maret 2019

Klopp: Liverpool Masih Membutuhkan Lallana

Sabtu 12 Jan 2019 17:59 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto

Adam Lallana

Adam Lallana

Foto: REUTERS/Phil Noble
Adam Lallana kini menjalani musim yang sulit karena dibekap cedera.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pelatih Liverpool Juergen Klopp menegaskan timnya masih membutuhkan sosok gelandang serang Adam Lallana. Meski Lallana kini menjalani musim yang sulit karena dibekap cedera.

Musim lalu, Lallana hanya memainkan tiga pertandingan sebagai pemain utama the Reds. Kini, pemain berusia 30 tahun tersebut baru memainkan enam penampilan, dua di antaranya sebagai starting utama di Liga Primer Inggris.

Nahasnya, Lallana kembali menederita cedera, meski tidak serius. Ia absen kala rekan setimnya bertemu Wolverhampton Wanderes di Piala FA tengah pekan kemarin.

photo

Juergen Klopp

Berbagai rumor mengapung, lantaran sering keluar masuk skuat karena cedera manajemen Liverpool dikabarkan siap melepas pesepak bola asal Inggris. Namun, Klopp langsung membantah dan menilai timnya masih membutuhkan sang pemain.

"Sangat brilian memiliki dia (Lallana) di sekitar lini tengah karena dia dapat mendinginkan permainan. Dia kreatif di antara garis permainan, memiliki kecepatan dan semua hal yang dibutuhkan," kata Klopp melalui Liverpool Echo disadur Fourfourtwo, Sabtu (12/1).

Klopp sangat menyadari hilangnya sosok Lallana di kamp pelatihan. Tetapi, eks pelatih Borussia Dortmund itu percaya anak asuhnya itu dapat segera kembali bersama rekan setim dan mendapatkan penampilan terbaiknya. "Terpenting, semuanya baik-baik saja. Adam (Lallana) tahu bahwa kami membutuhkannya."

Saat ini, Liverpool tengah bersiap menghadapi Brighton Hove Albion pada lanjutan Liga Primer pekan ke-22 di Stadion American Express, Sabtu (12/1) malam nanti. Tiga angka jadi harga mati bagi Mohamed Salah dan kawan-kawan. Apalagi, the Reds sedang dalam misi bangkit dari dua kekalahan sebelumnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA