Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Sunday, 21 Safar 1441 / 20 October 2019

Kabar Putra Mahkota Arab Saudi akan Beli Saham MU Dibantah

Senin 18 Feb 2019 07:29 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman

Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman

Foto: Saudi Press Agency via AP
The Sun mengklaim sang putra mahkota menyiapkan tawaran sebesar Rp 69 triliun.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Wacana pangeran muda Arab Saudi Mohammed bin Salman membeli klub tersukses di Liga Primer Inggris Manchester United (MU) muncul di media Inggris. Namun rumor ini langsung dibantah oleh salah seorang menterinya.

Baca Juga

Menteri Media Arab Saudi, Turki Al-Shabanah, menyatakan pertemuan kedua belah pihak terjadi bukan untuk membahas soal pengambilalihan saham klub, tetapi menyoal ikatan sponsor potensial.

"Berita Pangeran Mohammed bin Salman mengambil alih Manchester United adalah kabar yang sama sekali tidak benar," kata Al-Shabanah melalui cicitan di Twitter, dilansir Four Four Two, Senin (18/2). 

Sebelumnya, The Sun mengklaim sang putra mahkota menyiapkan tawaran pengambilalihan klub sebesar 3,8 miliar poundsterling (Rp 69 triliun), demi menggoda keluarga Glazer untuk melepas saham mayoritas klub yang bermarkas di Old Trafford.

Nantinya kesepakatan itu akan memberi keluarga Glazer keuntungan besar 2,2 miliar pound di klub yang secara kontroversial mereka peroleh seharga 790 juta pound pada 2005 silam.

Laporan tentang ketertarikan Pangeran Saudi sempat menghebohkan jagat dunia maya. Namun berselang beberapa jam setelah pemberitaan itu mengapung, keluar pernyataan resmi Al-Shabanah.

"Faktanya adalah klub mengadakan pertemuan dengan dana investasi publik untuk membahas proyek sponsor iklan," kata Al-Shabanah.

Pada Oktober 2017, MU menyetujui kemitraan strategis di Arab Saudi dengan Otoritas Olahraga Umum (GSA) negara tersebut. Iblis Merah juga memiliki kemitraan komersial dengan Saudi Telecom. Pada saat kesepakatan dengan GSA, direktur pelaksana grup United Richard Arnold mengatakan, klub yang berbasis di Old Trafford memiliki hubungan lama dengan Arab Saudi dan punya lebih dari lima juta penggemar di wilayah tersebut.

"Memiliki kesempatan untuk membantu membentuk industri sepak bola di kerajaan (Arab Saudi) adalah suatu kehormatan besar dan itu sesuatu yang kami yakini dapat membuat perbedaan besar," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA