Saturday, 16 Rajab 1440 / 23 March 2019

Saturday, 16 Rajab 1440 / 23 March 2019

Chelsea Terlihat Kebingungan Saat Lawan MU

Selasa 19 Feb 2019 17:32 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Foto: AP Photo/Rui Vieira
Sarri menyesalkan pemainnya melakukan aksi individu, padahal situasinya tak mungkin.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Juru taktik Chelsea Maurizio Sarri menyatakan, para pemainnya memainkan sepak bola yang membingungkan saat dibekuk Manchester United (MU) 2-0 di Stamford Bridge, Selasa (19/2). Ia mengatakan, di babak pertama, walaupun kebobolan dua gol, timnya masih bermain lebih baik dibandingkan babak kedua.

Baca Juga

''Kami memainkan sepak bola yang membingungkan di babak kedua,'' ujar Sarri dikutip dari Sky Sports, Selasa (19/2).

Bagaimana tidak, sepanjang babak kedua, Chelsea tak menciptakan peluang berbahaya satu pun. Mantan pelatih Napoli tersebut juga menyesalkan para pemainnya yang melakukan aksi individu, padahal situasinya tidak memungkinkan. Sehingga, banyak peluang yang sebenarnya bisa dimaksimalkan kemudian menjadi terbuang sia-sia.

Sarri bukannya tidak memperbolehkan aksi individu. Tapi, ia meminta para pemain harus melihat situasi. ''Saat Anda punya ruangan tentu saja Anda dapat melakukan aksi individu,'' sindirnya.

Tapi, lanjut Sarri, dalam situasi seperti babak kedua lawan MU, seharusnya Eden Hazard dkk menggerakkan bola lebih cepat dan melakukan lebih banyak pergerakan tanpa bola. Meski kecil kemungkinan untuk mencetak gol, pelatih asal Italia itu menilai para penggawa Chelsea perlu lebih banyak menekan dan determinasi baik di wilayah sendiri maupun di wilayah lawan.

''Kami harus lebih cepat, mental dan materi. Kami perlu pergerakan tanpa bola. Kami perlu mengurangi aksi individu,'' jelas Sarri.

Sebab, lanjut Sarri, saat itu pemain-pemain MU tampil begitu disiplin, baik di lini tengah maupun lini belakang. Hampir tidak ada celah yang bisa dilalui oleh Gonzalo Higuain, Kante, maupun Hazard untuk masuk ke wilayah kotak penalti MU.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA