Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Siapa yang Menjadi Raja di London Utara?

Sabtu 17 Nov 2012 06:30 WIB

Red: M Irwan Ariefyanto

Arsenal vs Tottenham

Arsenal vs Tottenham

Foto: ap

REPUBLIKA.CO.ID,Ada cerita seru di balik keputusan Arsenal berpindah markas pada 1913 silam. Klub ini awalnya berkandang di Manor Ground, Plumstead, London Tenggara. Setelah hampir dua dekade, Arsenal memindahkan markasnya ke Highbury, London Utara.

Arsenal sadar betul perpindahan markas ini bakal membawa kisah menarik karena bertetangga dengan kandang Tottenham Hotspur di White Hart Lane yang juga berada di London Utara. Terbukti, meski rivalitas telah terjadi hampir seabad, laga bentrok kedua tim yang hanya terpisah jarak 3,2 km ini selalu menyajikan cerita menarik dalam tiap perhelatannya.

Cerita menarik derby London utara ini kembali bakal tersaji saat Arsenal menjamu Spurs di Stadion Emirates, Sabtu (17/11) malam nanti. Di stadion yang berjarak 500 meter dari Highbury ini, kedua tim bakal membuktikan diri tampil sebagai penguasa London Utara.

Arsenal dan Spurs sejauh ini belum menunjukkan performa konsisten jelang paruh musim 2012/2013. Pertemuan keduanya tentunya bakal menampilkan laga yang sarat gengsi.

Pelatih Spurs Andre Villas-Boas kembali meyakinkan pilihannya untuk menurunkan striker berkebangsaan Togo, Emmanuel Adebayor, dalam laga nanti. Seakan memantik nuansa rivalitas di antara kedua tim, Villas-Boas sengaja menurunkan Adebayor yang notabene merupakan musuh pendukung Arsenal, the Gooners.

Tidak seperti pada pertemuan sebelumnya pada Februari lalu dengan berstatus pemain pinjaman dari City, kini Adebayor bakal tampil dengan status permanen seusai kontrak barunya keluar Agustus lalu. Mantan striker Arsenal ini dianggap sebagai pengkhianat Emirates saat ia memutuskan hengkang ke Manchester City pada 2009.

Kebencian the Gooners itu bermula ketika Adebayor berlari mengelilingi lapangan Emirates seusai mencetak gol ke gawang Arsenal. Tak pelak, cemoohan datang bertubi-tubi kepada striker berusia 27 tahun itu. Kata maaf bahkan tak ada lagi dalam kamus the Gooners meski Adebayor kini bermain untuk Spurs. "Semoga dengan hal itu (menurunkan Adebayor) mampu membawa efek positif untuknya," ungkap AVB, julukan Villas-Boas, seperti dilansir ESPN Soccernet, Jumat (16/11).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA