Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Minggu, 21 Safar 1441 / 20 Oktober 2019

Bilic Diberi Kesempatan Dua Laga di West Ham

Senin 23 Okt 2017 15:34 WIB

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Endro Yuwanto

Slaven Bilic

Slaven Bilic

Foto: AP Photo/Frank Augstein

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Masa depan Slaven Bilic di kursi kepelatihan West Ham United berada di ambang pemecatan. Itu setelah the Hammers menuai kekalahan telak 0-3 saat menjamu Brighton pada laga lanjutan Liga Primer Inggris di London Stadium, Sabtu (21/10) lalu.

Namun demikian, pemilik klub telah memutuskan untuk memberi Bilic kesempatan mengarsiteki West Ham untuk saat ini. Dilansir dari Sky Sports, Senin (23/10), pelatih asal Kroasia itu diberi kesempatan pada dua pertandingan berikutnya untuk menyelamatkan pekerjaan di London Stadium, yakni saat menghadapi Tottenham Hotspur di Piala Carabao pada Kamis (26/10) dan melawan Crystal Palace di Liga Primer pada Sabtu (28/10).

Bilic ditunjuk sebagai pelatih West Ham pada Juni 2015 menggantikan pelatih sebelumnya Sam Allardyce. The Hammers telah menanam investasi besar pada beberapa pemain baru di musim panas, terbukti dengan kedatangan striker Javier Hernandez dan kiper Joe Hart. Namun, langkah transfer tersebut masih belum memberikan hasil.

West Ham hanya memenangkan dua dari sembilan pertandingan liga musim ini. Posisi the Hammers pun tergelincir ke urutan ke-16 di papan klasemen Liga Primer.

Sementara itu, dalam sebuah pertemuan dewan klub pada Sabtu lalu, para petinggi klub membahas soal masa depan sang juru taktik. Pemilik utama, David Sullivan, dan David Gold sebenarnya memiliki alasan untuk membela Bilic. Namun, dipahami bahwa para petinggi klub justru sangat mengkhawatirkan dengan nasib West Ham selanjutnya.

Menjelang laga melawan Brighton, Sullivan sempat menegaskan bahwa ia membela Bilic dan ingin memberikannya kesempatan untuk menyelesaikan kontrak tiga tahunnya dengan the Hammers. Kontrak Bilic akan berakhir pada akhir musim ini.

Sebelumnya, usai kekalahan dari Brighton, Bilic mengatakan bahwa dirinya menyerahkan keputusan soal nasibnya di London kepada dewan klub. West Ham, menurutnya, pernah berada dalam situasi sulit yang sama sebelumnya. Namun, the Hammers mampu keluar dari kesulitan.

"Sebagai pelatih, Anda dipuji dan Anda bertanggung jawab penuh. Saya tidak ingin menyembunyikannya. Saya tidak khawatir tentang pemecatan itu. Saya melakukan yang terbaik," kata Bilic usai kekalahan dari Brighton.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA