Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Senin, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 Desember 2019

Siapa Bisa Tantang Manchester City?

Jumat 10 Agu 2018 01:50 WIB

Rep: MGROL110/ Red: Israr Itah

 Manchester City dipastikan menjadi juara Liga Primer 2017/2018, setelah mengalahkan Tottenham 3-1 di Stadion Wembley pada Ahad (15/4) dini hari WIB.

Manchester City dipastikan menjadi juara Liga Primer 2017/2018, setelah mengalahkan Tottenham 3-1 di Stadion Wembley pada Ahad (15/4) dini hari WIB.

Foto: AP/Tim Ireland
Tim asuhan Pep Guardiola menembus perolehan poin tiga digit di klasemen akhir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester City mencatatkan kesuksesan besar di Liga Primer Inggris musim lalu. The Citizens menjadi juara dengan mencetak sederet rekor, antara lain jumlah poin, gol, catatan kemenangan, selisih gol, serta deretan kemenangan beruntun. Tim asuhan Pep Guardiola menembus perolehan poin tiga digit di klasemen akhir dan finis 19 angka di atas peringkat kedua Manchester United. 

City tampaknya masih akan dominan pada musim 2018/2019. Akan tetapi, para rival City dipastikan menghadirkan perlawanan lebih sengit setelah memperbaiki tim pada musim panas ini. Ada yang merekrut sejumlah pemain, dan ada pula yang berganti pelatih. Lantas, tim mana yang paling siap menantang City di Liga Primer Inggris yang dimulai akhir pekan ini? Berikut ini gambaran singkat kekuatan pesaing City musim 2018/2019, dikutip Four Four two.

Manchester United

Sebagai tim yang menempati posisi kedua, MU menghadirkan kemajuan dari musim 2016/17. Tetapi laga pramusim Iblis Merah telah bisa dikatakan penuh gejolak. Pemain berkualitas jelas diperlukan, tetapi dari tiga pemain yang mereka datangkan sejauh ini, hanya Fred yang kemungkinan akan menjadi starter. Upaya menggaet Diego Godin untuk memperkuat pertahanan kandas.

Di atas itu, Jose Mourinho tampaknya bermasalah dengan semua orang, mulai dari pemain muda MU, Anthony Martial, sampai dewan klub. Energi positif tampak lemah di Old Trafford.

Tottenham Hotspur

Spurs telah mempertahankan bagian terpenting dari bursa transfer yang telah mereka targetkan sejak awal, yakni mengikat kontrak baru dengan Mauricio Pochettino lima tahun ke depan pada akhir Mei lalu. Harry Kane menyusul pada awal Juni dan mendapat kontrak baru enam tahun ke depan. Real Madrid yang sedang mengamati keduanya, membuat manajemen Spurs berpikir cepat. Mereka ingin menuju stadion baru mereka dalam kondisi yang amat baik.

Namun, kurangnya aktivitas transfer membuat pendukung frustrasi. Terutama mengingat hanya sedikit pemain cadangan mereka yang tampil mengesankan saat finis ketiga pada musim lalu. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA