Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Fan Arsenal Lecehkan dan Ancam Wilfried Zaha

Rabu 31 Oct 2018 11:48 WIB

Rep: MGROL110/ Red: Israr Itah

Striker Crystal Palace, Wilfried Zaha.

Striker Crystal Palace, Wilfried Zaha.

Foto: EPA/Peter Powell
Penalti yang dimenangkannya saat melawan Arsenal dianggap diving.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Penyerang Crystal Palace, Wilfried Zaha, menerima perlakuan rasialis dan ancaman kematian kepada keluarganya di media sosial setelah penalti yang dimenangkannya saat melawan Arsenal dianggap diving. Akibat penalti itu, Luka Milivojevic berhasil mencetak gol dan menahan imbang Arsenal 2-2 di Selhurst Park dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Ahad (28/10) lalu.

Geram dengan komentar-komentar keji tersebut, pemain timnas Pantai Gading itu membalas melalui Instastory milikinya. “Untuk semua orang yang melangkah terlalu jauh, menjadi rasis dan mengharapkan kematian keluarga saya, saya berharap keluarga Anda juga mendapatkan yang terbaik. Hidupku masih sangat bagus meskipun Anda benci," tulisnya dikutip dari Daily Mail, Rabu (31/10)

Zaha terlibat benturan badan dengan gelandang the Gunners, Granit Xhaka di area penalti. Ia dianggap jatuh terlalu mudah. Banyak penggemar Meriam London yang mengecam insiden itu dan menyebut bahwa Zaha melakukan diving. Padahal, dilansir dari Sky Sports, Xhaka sempat mengakui insiden tersebut jelas-jelas penalti. Wasit Martin Atkinson yang memimpin laga juga tak ragu menunjuk titik putih.

Gol penyama kedudukan yang dicetak Palace dari titik putih itu terjadi pada menit ke-83. Ini sekaligus menghentikan rekor 11 kemenangan beruntun Arsenal di Liga Primer Inggris, sekaligus kesempatan terus menempel pemuncak klasemen. Mungkin hal inilah yang membuat suporter the Gunners teramat kecewa sehingga melakukan aksi yang kelewat batas.

Lembaga amal anti rasialisme dan diskriminasi, Kick It Out, yang baru-baru ini merayakan hari jadi ke-25 mereka, akan melakukan kerja sama dengan Crystal Palace atas masalah tersebut. “Kami mengetahui pelecehan rasial yang diarahkan pada Wilfried Zaha dan sudah menghubungi klub tentang hal itu,” kata juru bicara Kick It Out.

Meskipun komentar negatif terhadap penyerang 25 tahun itu dapat dengan mudah ditemukan dalam Instagram, sejauh ini belum ada keluhan resmi yang diajukan pihak klub dan Zaha kepada pihak kepolisian.

Palace akan mengunjungi markas Middlesbrough untuk pertandingan putaran keempat Piala Liga Inggris, Kamis (1/10) dini hari WIB. Zaha berada dalam daftar pemain yang akan diistirahatkan pelatih Roy Hodgson menjelang pertandingan pekan ke-11 Liga Primer Inggris melawan Chelsea, Ahad (4/11).

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA