Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Catatan Panjang tak Terkalahkan Calon Penguasa Liga Inggris

Senin 31 Dec 2018 02:11 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Endro Yuwanto

Para pemain Liverpool merayakan gol Roberto Firmino ke gawang Arsenal.

Para pemain Liverpool merayakan gol Roberto Firmino ke gawang Arsenal.

Foto: AP Photo/Rui Vieira)
Liverpool diingatkan belum memenangkan apa pun musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Liverpool mulai berlari sendirian di puncak klasemen Liga Primer Inggris. Kekalahan saingannya, Manchester City, dari Crystal Palace di pekan ke-18 dan dari Leicester City di laga Boxing Day memembuat The Reds memperlebar jarak.

Liverpool mencatatkan sembilan kemenangan beruntun sejak awal November lalu di saat para pesaingnya mulai naik turun. Pasukan pelatih Juergen Klopp kini mengoleksi 54 angka dari 20 pertandingan yang sudah berlangsung. Liverpool unggul sembilan angka dari peringkat dua Tottenham Hotspur dan dari City, Liverpool berjarak 10 angka.

"Liverpool sedang lari maraton. Kami harus terus berlari. Kalau kami kehilangan tiga angka, kami akan memberi kesan tim ini canggung," kata klopp menanggapi tentang posisi timnya saat ini di klasemen Liga Primer Inggris dikutip dari BBC, Ahad (30/12).

Catatan yang ditorehkan pelatih asal Jerman itu membuat the Anfield Gank patut diacungi jempol untuk separuh pertama musim 2018-2019 ini. Dari 20 pekan Liga Primer yang sudah terselesaikan, Liverpool belum tersentuh kekalahan.

Hanya tiga hasil seri yang menjadi raihan kurang positif Roberto Firmino dan kawan-kawan. Tim yang menggagalkan kemenangan Liverpool itu ialah Chelsea di Stamford Bridge, Manchester City di Anfield, dan Arsenal di Emirates Stadium.

Sisanya, tidak ada yang selamat dari hantaman Si Merah. Laga terbaru ialah pada Ahad (30/12) dengan membantai Arsenal 5-1 di Anfield. Hasil itu membuat Klopp dan para pemainnya bisa menikmati liburan tahun baru dengan tenang.

Catatan impresif ini bisa jadi modal besar buat Liverpool menyudahi penantian panjang untuk gelar Liga Primer Inggris. Terakhir kali Si Merah merasakan juara liga pada musim 1989/1990 silam. Artinya sudah 18 tahun lemari trofi di Anfield tidak ada penambahan trofi liga. Penantian yang cukup panjang buat klub besar yang punya sejarah hebat di Inggris dan Eropa.

Pada dua musim sebelumnya, tim yang punya catatan tak terkalahkan cukup panjang berpotensi merebut gelar juara Liga Primer. Pada musim 2016/2017, kedatangan Antonio Conte dengan gaya khas catenaccio mengejutkan klub-klub Liga Primer. Pelatih yang hobi menggunakan pola tiga bek dalam formasi 3-4-3 atau 3-5-2 tersebut membuat Chelsea sulit tersentuh kekalahan.

Dari total 38 pertandigan di musim 2016/2017 itu, Chelsea mendapatkan 30 kemenangan. Jumlah tersebut memecahkan rekor Liga Primer. The Blues menjadi tim dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah Liga Primer. Ini memecahkan rekor di era pertama pelatih Jose Mourinho di musim 2004/2005 dan 2005/2006. Pada dua musim lalu itu, Chelsea hanya menderita lima kekalahan dan tiga kali seri.

Musim lalu, rekor Chelsea ini dipatahkan oleh Manchester City. Dengan sentuhan tiki-taka ala Pep Guardiola, musim lalu the Citizens mencatatkan 32 kemenangan. City hanya kalah dua laga dan empat kali seri. Musim lalu City membungkus gelar juara Liga Primer kelima dalam sejarah klub.

Dua catatan apik tersebut bisa jadi acuan buat Juergen Klopp dan Mohamed Salah bahwa Liverpool masih butuh banyak kemenangan pada paruh kedua Liga Primer  musim ini. Bek Liverpool Virgil van Dijk memperingatkan rekan-rekannya agar tidak terlalu jemawa dengan status juara paruh musim.

Pemain asal Belanda tersebut mengatakan, Liverpool belum memenangkan apa pun musim ini. Masih ada 18 laga yang harus ditaklukan agar Liverpool mencatatkan sejarah pertama kali merasakan gelar juara Liga Primer. Perlu dicatat terakhir kali Liverpool menjadi juara, saat itu masih dalam format lama Liga Inggris, belum Liga Primer Inggris.

Van Dijk ingin semua pemain Liverpool tetap membumi dan terus bekerja keras. Bagi dia dan pemain the Reds lainnya, 18 laga sisa layaknya pertandingan final yang harus serius dihadapi. "Kami harus berkaca pada diri sendiri dan harus tahu bahwa Liverpool belum mendapatkan gelar," ujar Van Dijk dikutip dari Sky Sports

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA