Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Wednesday, 24 Safar 1441 / 23 October 2019

Rivalitas Lama Klopp Vs Guardiola

Rabu 02 Jan 2019 17:42 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp (kiri) dan pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp (kiri) dan pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

Foto: EPA/Nigel Roddis
Dua pelatih papan atas ini sudah jadi rival sejak 2013/2014 lalu di Bundesliga.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Duel dua tim teratas Liga Primer Inggris tengah pekan ini akan tersaji di Etihad Stadium, markas Manchester City, Kamis (3/1). Manchester Biru Langit akan kedatangan tamu agung Liverpool. Dua tim ini bersaing ketat untuk memperebutkan posisi puncak klasemen Liga Primer Inggris.

Kekalahan beruntun City dari Leicester City dan Crystal Palace menjelang pertengahan musim membuat Liverpool kini unggul cukup jauh. Pasukan Juergen Klopp kini memimpin dengan mengemas 54 angka. Unggul tujuh angka dari the Citizens yang melorot ke peringkat tiga. City tersalip Tottenham Hotspur yang unggul satu angka saja di atas the Citizens.

Menariknya, big match di Etihad nanti tidak hanya tentang penentuan peta persaingan di papan atas. Memang andai Liverpool kalah di markas City, posisi the Reds masih akan aman di puncak. Yang tidak kalah menarik ialah adu kecerdasan dua pelatih top, antara Pep Guardiola melawan Juergen Klopp. Dua pelatih papan atas ini sudah menjadi rival sejak musim 2013/2014 lalu di Bundesliga Jerman. Saat itu Pep melatih Bayern Muenchen dan Klopp bersama Borussia Dortmund.

2013/2014

Pep pertama kali bertemu tim Klopp di musim 2013/2014. Ketika itu Pep baru saja bergabung ke Allianz Arena menggantikan Jupp Heynckes. Laga itu menjadi debut Pep buat Die Rotten. Klopp menandainya dengan kekalahan memalukan buat Pep dengan skor 4-3 di ajang Piala Super Jerman.

Pep baru membalasnya di Bundesliga musim 2013/2014. Saat itu Muenchen tanpa ampun menghajar Si Hitam Biru dengan skor 3-0. Kemenangan tersebut jadi yang pertama Muenchen atas Dortmund sejak Februari 2010. Klopp membalas kekalahan itu dengan skor yang persis sama di akhir musim Bundesliga 2013/2014. Tapi ketika itu kemenangan Dortmund tidak terlalu berarti karena Pep sudah memastikan Muenchen angkat trofi liga.

Masih di musim yang sama, Pep menang lagi atas Klopp di perebutan Piala Jerman. Muenchen memenangkan laga final dengan skor 2-0 atas Dortmund.

2014/2015

Klopp kembali mengungguli Pep pada pembukaan musim 2014/2015. Di Piala Super Jerman, Dortmund mengalahkan rivalnya itu dengan skor 2-0. Kemenangan Dortmund ditentukan dua gol Henrikh Mkhitaryan dan Pierre-Emerick Aubameyang. Namanya Pep Guardiola, tentu tidak bisa menerima kekalahan begitu saja.

Mantan pelatih Barcelona itu benar-benar mempelajari taktik permainan Klopp. Dua pertemuan di musim ini di ajang Bundesliga, Pep tidak memberi Klopp kesempatan. Muenchen menang 2-1 di Allianz Arena dan 1-0 di Signal Iduna Park. Terakhir di Jerman, Klopp mengalahkan Pep di ajang semifinal Piala Jerman lewat adu penalti. Setelah itu di akhir musim, Klopp memutuskan hengkang dari Dortmund.

2016/2017

Setelah tiga musim yang selalu diwarnai trofi Bundesliga bersama Bayern Muenchen, Pep Guardiola menerima pinangan Manchester City. Pep ingin menguji kemampuannya buat menjajal Liga Primer Inggris. Ia menyusul Klopp ke Inggris. Klopp sudah sejak pertengahan 2015/2016 melatih Liverpool menggantikan Brendan Rogers.

Klopp memberikan komentar positifnya terhadap Pep saat rivalnya itu baru datang ke Anfield. Ia memprediksi akan bekerja keras agar bisa menaklukkan City dan Pep karena skuat the Citizens ketika itu cukup mapan.

Ketika musim 2016/2017 baru dimulai magnet Liga Primer Inggris begitu kencang terasa. Selain kedatangan Pep dan Klopp, ada juga Antonio Conte di Chelsea dan Jose Mourinho di Manchester United.

Reuni rivalitas Klopp melawan Pep baru terjadi 31 Desember 2016. Klopp menang 1-0 atas Pep di Anfield. Pertemuan kedua di Etihad, Guardiola masih belum bisa banyak bicara terhadap Klopp. Liverpool menahan seri City 1-1.


2017/2018

Di musim keduanya bersama City, Pep baru bisa menemukan titik lemah tim asuhan Klopp. Awal September 2017, City membantai habis Liverpool 5-0 di Etihad. Leroy Sane dan Gabriel Jesus mencetak dua gol dan satu gol dari Aguero membuat Klopp harus mengakui Pep menang lagi kali ini.

Tapi kemenangan itu jadi yang terakhir buat Pep sementara waktu sampai sekarang. Empat pertemuan setelah itu, Klopp tidak tersentuh. Dua pertemuan di Liga Primer dan dua di Liga Champions, Liverpool selalu menang. Urutan skornya adalah 4-3, 3-0, 2-1, dan 2-1. Tapi di musim itu, Pep yang bisa memenangkan trofi yakni gelar juara Liga Primer Inggris. Liverpool justru puasa gelar setelah kalah di final Liga Champions.


Berikut rekapan data pertemuan Pep vs Klopp

Catatan pertemuan: 14 pertandingan
Guardiola menang: 5 pertandingan
Klopp menang: 7
Pertandingan imbang: 2
Persentase kemenangan Klopp: 50 persen
Persentasi kemenangan Pep: 37,7 persen
Gol tim Klopp ke gawang tim Pep: 22 gol
Gol tim Pep ke gawang tim Klopp: 21


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA