Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Sarri Percaya Diri Chelsea Finis di Empat Besar

Senin 11 Mar 2019 06:13 WIB

Red: Israr Itah

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Foto: EPA-EFE/Facundo Arrizabalaga
Padahal, Chelsea baru saja ditahan imbang Wolverhampton Wanderers 1-1.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Chelsea Maurizio Sarri percaya diri tim asuhannya akan finis di empat besar pada akhir kompetisi Liga Primer Inggris musim ini. Padahal, Chelsea baru saja ditahan imbang Wolverhampton Wanderers 1-1 di Stamford Bridge, Ahad (10/3).

The Blues menempati posisi enam klasemen dengan nilai 57, tertinggal tiga angka dari Arsenal di posisi empat dan Tottenham Hotspur di tempat ketiga. Namun Eden Hazard dkk masih punya satu pertandingan sisa lebih banyak dibandingkan para pesaingnya yang sudah melakoni 30 pertandingan.

Baca Juga

"Kami punya satu pertandingan di tangan, jadi kami harus percaya diri," kata Sarri, dikutip dari Four Four Two.

Chelsea gagal memaksimalkan kekalahan Tottenham dari Southampton sehari sebelumnya. Hasil imbang di kandang sendiri menjadi penyesalan karena kemudian Arsenal berhasil menaklukkan Manchester United (MU). Chelsea, Tottenham, Arsenal, dan MU merupakan empat tim yang tengah berjuang mengamankan empat besar dengan asumsi Liverpool dan Manchester City sudah sulit dikejar.

"Saat kamu hanya tinggal bermain 10 pertandingan, setiap kegagalan menang berarti peluang melayang. Dalam enam laga terakhir kami menang empat kali dan imbang dua. Jadi, ada sedikit konsistensi saat ini," ujar dia.

Dalam kesempatan sama, Sarri kembali membela Jorginho, pemain rekrutannya dari Napoli. Ia mengatakan pemain Brasil itu punya karakter kuat dan pemain profesional. 

"Jorginho, jika pemain lain tidak bergerak tanpa bola, dalam masalah. Dia benar-bbenar bisa bermain satu sentuhan. Tapi jika Anda ingin bermain satu sentuhan, Anda butuh pergerakan dari pemain lain," kata dia.

Ia mengatakan dalam 20 menit terakhir, Jorginho tak cocok dengan formasi 4-2-3-1 yang diterapkannya. Pergantian Jorginho pada babak kedua, menurut Sarri hanya karena perubahan sistem, bukan karena buruknya performa sang pemain.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA