Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Watford Pertanyakan Alasan Kartu Merah ke Troy Deeney

Selasa 16 Apr 2019 23:00 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Bayu Hermawan

Troy Deeney.

Troy Deeney.

Foto: EPA-EFE/WILL OLIVER
Troy diusir karena dinilai berbuat kasar terhadap pemain Arsenal.

REPUBLIKA.CO.ID, WATFORD -- Pelatih Watford, Javi Gracia bingung atas kartu merah yang diberikan wasit kepada kapten mereka Troy Deeney saat kalah dari Arsenal di Liga Inggris, di Vicarage Road, Selasa (16/4) dini hari WIB. Troy diusir saat pertandingan baru berjalan 11 menit karena dinilai menyikut wajah Lucas Torreira.

Kartu merah tersebut membuat Gracia harus berpikir keras menghadapi pemain Arsenal dengan 10 pemain. Sebelum keluarnya Deeney, Watford mendominasi permainan meskipun The Gunners sedang dalam keadaan unggul lewat gol cepat Pierre-Emerick Aubameyang akibat kesalahan Ben Foster.

"Saya tidak setuju, tapi saya menghormati keputusan wasit," kata Gracia, dikutip dari FourFourTwo, Selasa.

Gracia menilai seharusnya Deeney hanya mendapatkan kartu kuning. Namun justru sebaliknya, wasit mengganjarnya dengan kartu merah langsung. Gracia mempertanyakan alasan wasit mengeluarkan keputusan tersebut.

Gracia berpandangan terjadi kontak antara Deeney dengan Torreira namun tidak dengan siku. Gracia juga tidak melihat ada gerakan agresif dan anak asuhnya itu.

Pelatih Arsenal, Unai Emery senang atas hasil yang diraihnya dari kandang Watford. Raihan tiga poin tersebut penting dalam menjaga asa finis di empat besar hingga akhir musim. Pada laga tersebut, Emery menilai pemainnya bermain konsisten dalam mempertahankan bola panjang dan mati.

"Di sini mereka adalah tim yang sangat kuat dalam melakukan itu. Setelah itu, dengan bola yang ingin saya lakukan lebih baik, saya ingin mengendalikan lebih baik dengan memiliki bola dan dengan satu pemain lagi di lapangan," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA