Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Selasa, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Solskjaer Akui MU Belum Layak ke Liga Champions

Senin 06 Mei 2019 21:03 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Endro Yuwanto

Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer

Foto: AP/Joan Monfort
Persaingan di Liga Inggris begitu ketat dan hasil di klasemen tak bisa dibohongi.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United (MU) dipastikan gagal memperoleh tiket Liga Champions musim depan. Hasil imbang 1-1 dengan Huddersfield, Ahad (5/5) malam, membuat Iblis Merah harus rela berlaga di kompetisi kasta kedua bernama Liga Europa.

Alhasil, skuat yang dilatih Ole Gunnar Solskjaer tak berhasil mengambil kesempatan emas meraih empat besar. Padahal, tiga tim lainnya, yakni Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Arsenal, juga sama-sama kesulitan mengamankan posisinya masing-masing.

Solskjaer mengakui bahwa timnya tidak layak merebut tiket Liga Champions. Ia beralasan, persaingan yang terjadi di Liga Primer begitu ketat, meskipun kesempatan terbuka lebar.

"Kami tidak layak berada di empat besar, kami sempat mendapat kesempatan tapi kompetisi sangat sengit. Hasilnya, klasemen tidak bisa dibohongi," kata Solskjaer seperti dilansir BBC, Senin (6/5).

Hasil pertandingan dengan Huddersfield membuat MU menjadi satu-satunya tim Liga Primer yang gagal menang dalam dua pertemuan di kandang Huddersfield. Pada pertemuan sebelumnya musim lalu, MU harus dipermalukan tim promosi itu dengan skor 1-2.

"Sangat menyedihkan ketika kami tidak memenangkan pertandingan. Kami memberikan (Huddersfield) harapan di pertandingan kandang terakhir mereka, tapi lagi-lagi kami tidak mencapai level seperti seharusnya," ujar Solskjaer.

Setelah kalah dari Arsenal 0-2, Maret lalu, permainan MU bak roller coaster yang terjun bebas. Di semua kompetisi, Paul Pogba dkk tak pernah menang dari enam pertandingan tandang, hanya sekali imbang dan lima kali kalah.

Soal pertahanan, tercatat MU hampir sejajar dengan tim yang sudah terdegradasi, Fulham dan Huddersfield, yang meraih tujuh kali clean sheet, sementara MU hanya delapan.

Pada akhirnya, Solskjaer harus membenamkan berbagai sanjungan atas menanjaknya performa MU selama beberapa bulan terakhir. Ia memilih optimistis membangun timnya untuk mengarungi musim depan dengan memperbaiki beberapa aspek.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA