Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Raheem Sterling Ingin Bahas Rasialisme dengan Petinggi FA

Rabu 22 May 2019 13:19 WIB

Red: Endro Yuwanto

Raheem Sterling

Raheem Sterling

Foto: AP/Dave Thompson
Sterling menuduh beberapa media Inggris ikut mengobarkan sikap rasial.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Striker Manchester City Raheem Sterling berharap bisa berbicara dengan petinggi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) dan Liga Primer Inggris untuk membahas masalah rasialisme. Sterling dalam kesempatan jumpa pers di New York, Amerika Serikat, mengakui bahwa jadwal sepak bola yang sangat padat membuatnya kesulitan untuk mendapatkan waktu bertemu para pejabat sepak bola di Inggris.

"Di sepak bola, Anda bisa terikat jadwal latihan setiap hari dan pertandingan setiap dua atau tiga hari, jadi hampir tidak ada waktu untuk berbicara dengan pihak lain," kata Sterling dalam diskusi di Wall Street Journal, dilansir Reuters, Rabu (22/5). "Tapi tentu saja kalau ada waktu luang dan libur saya bisa berkeliling dan berbicara dengan FA serta pihak-pihak di Liga Primer untuk melakukan yang terbaik di masa depan."

Sterling, Pemain Sepak Bola Terbaik Tahun Ini versi Asosiasi Penulis Sepak Bola bulan lalu, mencetak dua gol saat City menghancurkan Watford 6-0. Ia mengantar klubnya mencatat rekor sebagai klub pertama yang mampu meraih tiga gelar juara sekaligus di kompetisi domestik.

Sterling menegaskan kembali harapannya agar klub secara otomatis mendapat pengurangan sembilan poin jika suporter klub terbukti melakukan aksi rasialisme.

"Jika saya datang ke pertandingan dan mendukung Manchester United, misalnya, saya tidak ingin pihak yang membiarkan tim saya kecewa oleh teriakan-teriakan bernada permusuhan di stadion," kata Sterling. "Jika Anda mengetahui tim Anda akan dikurangi sembilan poin dan terancam gagal meraih gelar juara, maka Anda tentu tidak ingin mengeluarkan perkataan bernada rasial."

Pada musim lalu, Sterling menuduh beberapa media Inggris ikut mengobarkan sikap rasial melalui penggambaran negatif tentang pemain berkulit hitam. Sterling juga mengalami pelecehan rasial selama pertandingan kualifikasi Euro 2020 di Montenegropada pada Maret lalu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA