Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Pelatih Genoa Dilaporkan Terancam Dipecat

Ahad 04 Nov 2018 17:27 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Israr Itah

Pelatih Genoa Ivan Juric.

Pelatih Genoa Ivan Juric.

Foto: EPA-EFE/LUCA ZENNARO
Tim asal utara Italia itu tak pernah menang dalam lima partai terakhir sejak Oktober.

REPUBLIKA.CO.ID, GENOA -- Tanpa kemenangan dalam dua partai terakhir membuat posisi pelatih Genoa Ivan Juric terancam. Laporan terbaru mengatakan bahwa petinggi klub telah mendapatkan dua nama kandidat pelatih baru i Grifone.

Tim asal utara Italia itu tak pernah menang dalam lima partai terakhir sejak Oktober. Teranyar, Krzysztof Piatek dkk dihantam lima gol tanpa balas oleh Inter Milan.

Keputusan Presiden Enrico Preziosi untuk memecat pelatih sebelumnya Davide Ballardini pada 9 Oktober silam mendapat kecaman dari pendukung garis keras Genoa. Sebab, rekor Ballardini terbilang cukup apik dengan mengumpulkan empat kemenangan dan tiga kekalahan daripada Ivan Juric.

Surat kabar Tuttosport, disadur Football Italia, Ahad (4/11), mengklaim manajemen Genoa tengah berusaha mendepak Juric dari Stadion Luigi de Ferraris dan menggantikannya dengan salah satu nama, yakni Davide Nicola atau eks pelatih timnas Italia, Cesare Prandelli.

Juric mengemban jabatan sebagai arsitek Genoa untuk kali ketiga dalam kariernya. Juru taktik 43 tahun asal Kroasia kembali menangani rival sekota Sampdoria dengan menggantikan Davide Ballardini.

Juric pertama kali menangani Genoa 2016 lalu setelah meninggalkan Crotone yang dibawanya promsi ke Serie A, namun dipecat pada Februari tahun lalu sebelum ditunjuk kembali dua bulan berselang.

Meski terbilang singkat Juric tak bisa membawa Genoa bersaing dengan tim-tim lain. Saat ini i Rossoblu bercokol di urutan ke-11 dengan perolehan 14 poin dari lima kekalahan, dua imbang dan empat kemenangan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA