Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Saturday, 20 Ramadhan 1440 / 25 May 2019

Gattuso Kecewa dengan Permainan Milan Saat Melawan Parma

Sabtu 20 Apr 2019 22:56 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Gennaro Gattuso

Gennaro Gattuso

Foto: EPA-EFE/DANIEL DAL ZENNARO
Pelatih Milan Gennaro Gattuso kecewa dengan permainan anak asuhnya saat lawan Parma

REPUBLIKA.CO.ID, PARMA -- Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso merasa kecewa dengan performa anak asuhnya ketika melawat ke markas Parma di Stadion Ennio Tardini, Sabtu (20/4) malam WIB. Ia mengaku itu bukanlah performa terbaik dari Rossoneri, meski pun Parma pantas mendapatkan poin tersebut.

"Paruh pertama kami terlalu lamban, Parma menutup celah dan itu bukan kinerja yang hebat," tegas Gattuso selepas pertandingan dikutip Football Italia, Sabtu (20/4).

Baca Juga

Melakoni laga pekan ke-33 Milan harus menghadapi perlawan tim papan tengah Parma. Meski awalnya lebih di favoritkan untuk membawa pulang tiga poin namun penampilan Alessio Romagnoli dan kolega justru diluar ekspektasi.

Bahkan Milan baru bisa membuka keunggulan 1-0 pada interval kedua melalui pemain pengganti Samu Castillejo. Sebelum disamakan lewat tendangan bebas Bruno Alves menit ke-87.

"Kami beruntung untuk memimpin dan kemudian Parma memanfaatkan tendangan bebas dengan gol indah. Mereka layak menerima (poin) intinya," sambung pria yang akrab disapa Rino.

Milan sejatinya menguasai jalannya laga dengan unggul penguasaan bola 57 persen berbanding 43 persen milik Parma. Namun, Gattuso mengaku apabila permainan bertahan Gialloblu dengan lima bek sekaligus membuat lini depan timnya frustasi.

Terlebih, skuat asuhan Roberto D'Aversa tampil tak kalah ngotot dan memiliki tekad lebih besar daripada Milan untuk memenangkan pertandingan. "Mungkin saya belum menjadi pelatih yang cukup baik untuk membiarkan para pemain menyadari pentingnya detail kecil (tendangan bebas) yang menimbulkan gol. Meski saya tahu Parma selalu menyulitkan kami."

Kekalahan ini jelas merugikan Milan pasalnya i Diavollo Rosso tertahan di urutan keempat dengan perolehan 56 poin di bawah Inter Milan di peringakt ketiga. Itu merupakan batas terakhir zona Liga Champions.

Namun, konstelasi ini hanya sementara. Sebab, di bawah Milan ada AS Roma dengan 54 poin, diikuti Atalanta 53 poin, dan SS Lazio 52 poin.

Ketiga tim tersebut baru bertanding setelah laga Milan versus Parma. Roma bertandang ke markas Inter Milan, Atalanta kontra Napoli, dan Bianconcelesti menjamu tim papan bawah Chievo. Apabila ketiga tim itu menang, khususnya Roma atau Atalanta maka posisi Milan akan terlempar dari zona Liga Champions.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA