Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Allegri Sebut Penggantinya Adalah Pelatih Hebat

Sabtu 18 May 2019 04:25 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Esthi Maharani

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri

Foto: AP /Peter Dejong
Diduga alasan Juve memecatnya karena gagal memberikan gelar Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Juventus secara resmi telah memberhentikan Massimiliano Allegri sebagai pelatih. Praktis, Allgeri tak akan lagi melatih Juventus untuk musim 2019/2020. Padahal, yang bersangkutan masih memiliki kontrak bersama Si Nyonya Tua hingga Juni 2020 mendatang. Musim ini Juventus berhasil mempertahankan gelar juara Seria A Italia untuk kesekian kalinya.

Pasca dipecat, Allegri justru menyakini Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan bakal memiliki pelatih yang hebat sepeninggalnya. Diduga alasan Juve memecatnya karena gagal memberikan gelar Liga Champions.

“Saya tidak tahu (siapa yang akan menggantikan saya), tetapi Juve akan memilih pelatih hebat karena Juventus adalah klub hebat," ujar Allegri seperti dikutip dari Football Italia, Jumat (17/5).

Menurut pengakuan pelatih kebangsaan Italia, dirinya membutuhkan lima tahun untuk membangun Juventus hingga seperti saat ini. Ia juga mengaku memiliki masa lima tahun yang indah bersama raksasa Seri A Italia tersebut. Namun saat ini, kata Allegri dirinya akan istirahat.

"Butuh lima tahun untuk membangun Juve ini, tapi hanya itu. Hidup berjalan, datang dan pergi, ”katanya.

Allegri datang ke Juventus pada pertengah Juli 2014. Saat itu ia masuk menggantikn Antonio Conte yang mengumumkan pengunduran dirinya dua hari setelah menjalani pra-musim. Namun kegagalan di Liga Champions di perempatfnal musim ini dan pendekatan negatif yang dibawanya membuat sejumlah fan meradang.

"Saya hanya berpikir, bayangkan jika saya tidak memberikan beberapa trofi. Mereka akan membakar saya di tiang pancang," tutur Allegri.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA