Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 Desember 2019

Sabtu, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 Desember 2019

Lukaku: Conte Pelatih Terbaik di Dunia

Rabu 12 Jun 2019 20:34 WIB

Red: Bayu Hermawan

Romelu Lukaku (kanan).

Romelu Lukaku (kanan).

Foto: AP Photo/Alastair Grant
Lukaku memberi sinyal siap bergabung dengan Inter jika dilepas oleh Manchester United

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyerang Manchester United Romelu Lukaku mengatakan, baginya Antonio Conte adalah pelatih terbaik di dunia. Lukaku juga mengungkapkan, dirinya selalu bermimpi bisa bermain di Serie A Italia.

"Antonio Conte bagi saya adalah manajer terbaik di dunia," ucapnya kepada Sport Mediaset seperti dikutip dari ESPN.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Antonio Conte berminat untuk memboyong Lukaku ke San Siro. Namun hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi antara pihak Inter dan pemain asal Belgia itu. Conte sebenarnya sudah lama mengincar Lukaku untuk masuk dalam skuatnya. Saat dirinya menjadi pelatih Chelsea, Conte pernah mencoba mendatangkan Lukaku, namun sang pemain lebih memilih bergabung ke Manchester United.

"Saya selalu menjadi penggemar berat Liga Italia. Liga Italia menjadi salah satu impian saya untuk bisa bermain disana selain Liga Primer Inggris," ujarnya kepada Sport Mediaset seperti dikutip dari ESPN.

Lukaku memprediksi, Serie A Italia akan kembali menjadi kompetisi paling menarik di dataran Eropa di waktu mendatang. Selain ada salah satu permain terbaik di dunia, Cristiano Ronaldo, para pelatih terbaik di dunia juga akan meramaikan kompetisi di negara itu.

"Conte kembali ke Inter Milan, kemudian kemungkinan Maurizio Sarri ke Juventus dan Carlo Ancelotti di Napoli. Jadi saya pikir Serie A Italia akan sangat menarik tahun depan, dan saya benar-benar bahagia untuk sepakbola Italia," katanya.

"Jadi bagi saya Serie A adalah liga favorit saya juga, Saya cinta Italia," ucapnya.

Meski mengaku sangat menyukai Conte dan Serie A Italia, Namun Lukaku menyerahkan nasibnya ke Manchester United.

"Dia (Conte) tahu apa yang saya pikirkan tentang dia. Saya bukan seseorang yang suka berbicara tentang hubungan pribadi saya dengan manajer, tetapi Anda tahu, saya adalah pemain Manchester United dan saya harus menghormati klub saya," katanya.

"Dan jika sesuatu terjadi, tim dan agenku harus bicara. Aku punya keputusan dan tetap di luar," ucapnya.




Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA