Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Madrid Kecam Pemecatan Lopetegui

Sabtu 16 Jun 2018 11:01 WIB

Red: Didi Purwadi

Julen Lopetegui (kiri).

Julen Lopetegui (kiri).

Foto: EPA-EFE/JUANJO MARTIN
Lopetegui dipecat sekitar beberapa jam jelang perhelatan Piala Dunia 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Presiden Real Madrid, Florentino Perez, Jumat (15/6) membela keputusan penunjukkan Julen Lopetegui yang menyebakan pelatih 51 tahun itu dipecat dari kursi pelatih timnas Spanyol jelang perhelatan Piala Dunia 2018. Perez mengatakan klub juara Eropa 13 kali itu telah bertindak dengan benar.

''Real Madrid dan Julen mencapai kesepakatan dengan bebas. Tujuan kami adalah untuk menunjukkan transparansi dan normalitas untuk menghindari desas-desus," kata Perez.

Perez mengaku terkejut dengan adanya saran bahwa kesepakatan ini bisa mempengaruhi ruang ganti pemain papan atas. Ia menyakini pemain Spanyol pasti tidak akan membiarkan apapun memengaruhi penampilan mereka sebagai olahragawan.

''Tidak ada argumen tunggal yang membenarkan mengapa Julen Lopetegui tidak akan duduk di shelter Spanyol besok,'' katanya.

Lopetegui dipecat oleh tim nasional Spanyol sekitar beberapa jam jelang perhelatan Piala Dunia 2018. Alih-alih membantu Spanyol mempersiapkan pertandingan Grup B yang sangat dinantikan melawan Portugal di Sochi pada Jumat, Lopetegui justru berada di Madrid pada Kamis untuk diperkenalkan sebagai pengganti Zinedine Zidane.

Lopetegui terlihat emosional saat naik ke panggung di box kepresidenan di Santiago Bernabeu, hampir 24 jam sekembali ke rumahnya setelah pemecatan yang memalukan oleh presiden Federasi Sepak Bola Spanyol Luis Rubiales. Rubiales mengatakan dia memecat Lopetegui karena dirinya diberitahu tentang rencana masa depan manajer 51 tahun tersebut hanya lima menit sebelum keputusan itu dipublikasikan.

Lopetegui tetap tak terkalahkan dalam 20 pertandingan Spanyol yang menjadi tanggung jawabnya. Spanyol dianggap sebagai salah satu favorit untuk memenangkan Piala Dunia sampai pemecatannya mengguncang persiapan mereka. Mantan pemain belakang Real, Fernando Hierro, ditunjuk sebagai pelatih untuk turnamen itu.

"Kemarin adalah hari terburuk dalam hidupku sejak ibuku meninggal," kata Lopetegui sambil menahan air mata. "Tapi hari ini adalah hari terindah dalam hidupku."

Pelatih itu menggemakan kata-kata Perez ketika dia mencoba menjelaskan keputusan yang akhirnya membuatnya kehilangan kesempatan untuk memimpin Spanyol di panggung terbesar sepak bola.

"Kami harus menutup kesepakatan sebelumnya dan tidak selama Piala Dunia. Kami ingin menjadi transparan, saya tidak ingin menyembunyikan apa pun sebagai pelatih. Para pemain tahu tentang itu, tidak ada masalah dan mereka berlatih dengan hebat hari itu," dia menambahkan.

"Tanpa ragu-ragu ketika saya menonton pertandingan (melawan Portugal) saya akan menghibur tim seperti pemain Spanyol lainnya, saya merasa menjadi bagian dari tim ini dan saya yakin kami akan memenangi Piala Dunia."

Lopetegui, mantan penjaga gawang, terlahir melalui sistem pembinaan pemain muda Real dan memainkan satu pertandingan untuk tim utama mereka. Dia kemudian melanjutkan untuk melatih tim cadangan Real selama satu musim.

Satu-satunya pengalamannya dalam menangani klub papan atas adalah melatih selama 18 bulan tanpa trofi bersama FC Porto hingga menyebabkan dia dipecat. Dia sekarang menghadapi tugas berat saat menggantikan Zidane, yang hengkang dari Real setelah memenangkan tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut dan meraih juara La Liga dalam kurun waktu 2,5 tahun.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA