Tuesday, 19 Rajab 1440 / 26 March 2019

Tuesday, 19 Rajab 1440 / 26 March 2019

Southampton Keluar dari Zona Degradasi

Ahad 13 Jan 2019 01:50 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Andri Saubani

Liga Inggris, Chelsea vs Southampton.

Liga Inggris, Chelsea vs Southampton.

Foto: republika
Southampton menang 1-2 di kandang Leicester City.

REPUBLIKA.CO.ID, LEICESTER — Southampton FC berhasil keluar dari zona degradasi Liga Primer Inggris setelah menang di kandang Leicester City. Laga antara kedua kesebelasan pada pekan ke-22 Liga Inggris di Stadion King Power, Sabtu (12/1) WIB, berakhir dengan skor 1-2.

Kemenangan dari kandang Leicester kali ini, menjadi hasil positif pertama Southampton dalam empat laga terakhir. Tiga angka dari King Power, membuat Southampton beranjak ke tangga ke-17 dengan nilai 19. Selama lebih dari tiga pekan, para penggawa asuhan pelatih Ralp Hasenhuttl tersebut, berada di zona merah, di tangga ke-19.

Sementara Leicester, kekalahan di kandang kali ini, menjadi hasil negatif dalam dua laga beruntun. Tim berjuluk the Foxes tersebut, tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara dengan nilai 31 angka. Skuat pelatih Claude Puel tersebut, diancam West Ham United dari tangga kesembilan, yang punya modal klasemen sama.

Laga antara Leicester vs Southampton di King Power, berlangsung keras dan sengit. Pertandingan baru memasuki menit ke-11, wasit sudah menunjuk titik putih. Pelanggaran oleh pemain bertahan tuan rumah, menguntungkan para penggawa tamu. Eksekusi oleh gelandang tengah James Ward Prowse membuat Southampton unggul 0-1.

Leicester tertinggal lama. Menjelang turun minum, pada menit ke-44, kartu kuning kedua yang diberikan kepada pemain bertahan Southampton, Yan Valery menguntung tim tamu. Tetapi keunggulan jumlah pemain tersebut, tak dimanfaatkan dengan baik oleh Leicester.

Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang tuan rumah yang dikawal kiper Kasper Schmeichel kembali jebol. Persisnya pada menit ke-45. Aksi striker tamu, Shane Long berhasil membuat Southampton unggul 0-2. Gol tersebut, sekaligus menutup babak pertama.

Pada babak kedua, Leicester kerja keras mengejar selisih gol. Tetapim perlawanan Southampton membuat para pemain tuan rumah kesulitan. Baru pada menit ke-58, para penggawa the Foxes berhasil mencetak gol. Sontekan dari gelandang sayap Wilfred Niddi, membuat skor menjadi 1-2. Leicester punya banyak peluang menyamakan kedudukan. Penguasaan bola di atas 70 persen mengharuskan para pemain tuan rumah unggul.

Tetapi, membongkar permainan defensif the Saint, juga tak gampang. Southampton mempertahankan keunggulan 1-2 meski harus bermain dengan 10 nama. Dominasi Leicester sampai pertandingan usai tak mampu menyamakan kedudukan. Sampai menit ke-90, Leicester tetap tertinggal. Tambahan waktu dari wasit, pun tak mengubah kedudukan 1-2.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA