Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Friday, 9 Rabiul Akhir 1441 / 06 December 2019

Alasan Madrid Pilih Zidane Bukan Mourinho Menurut Calderon

Sabtu 16 Mar 2019 00:14 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Andri Saubani

Zinedine Zidane

Zinedine Zidane

Foto: AP Photo/Alvaro Barrientos, File)
Zinedine Zidan telah diumumkan menjadi pelatih baru Real Madrid.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, menyebut, Jose Mourinho merupakan kandidat utama untuk menggantikan Santiago Solari di kursi pelatih Real Madrid. Namun, sejumlah faktor membuat Presiden Real Madrid, Florentino Perez, akhirnya mengesampingkan Mourinho dan lebih memilih Zinedine Zidane sebagai pelatih anyar Los Blancos.

Dalam sebuah wawancara dengan media asal Spanyol, AS, Jumat (15/3) waktu setempat, Calderon mengungkapkan, Perez sebenarnya menempatkan Mourinho sebagai pilihan utama dalam mencari pengganti Solari. Menurut Calderon, Mourinho merupakan satu-satunya pelatih yang dihormati oleh Perez.

"Sebenarnya, pilihan pertama adalah Mourinho, dan Mourinho akan datang ke Madrid, karena dia satu-satunya pelatih yang masih dihormati Perez. Selain itu, Perez melihat pelatih asal Portugal bisa menjadi semacam tameng. Dia (Mourinho) bisa berkata apa saja, yang tidak berani dikatakan orang lain. Dia bisa menyalahkan wasit, media, yang sebenarnya tidak umum dilakukan oleh seorang pelatih," tutur Calderon.

Namun, manajemen Madrid ternyata mengumumkan kembalinya Zidane sebagai pelatih tim utama Los Blancos. Zidane, yang mempersembahkan tiga trofi Liga Champions secara beruntun dan satu titel La Liga, diharapkan bisa mengangkat kembali performa juara bertahan Liga Champions tersebut. Selepas ditinggal Zidane pada akhir musim lalu, performa Madrid memang jauh dari kata menyakinkan.

Berada di peringkat ketiga klasemen sementara, Madrid tertinggal 12 poin dari Barcelona dalam perburuan gelar La Liga. Sementara di ajang Copa Del Rey, langkah Madrid terhenti di babak semifinal usai disingkirkan Barcelona. Kondisi serupa juga terjadi di Liga Champions. Madrid harus puas mengakhiri kiprah di babak 16 besar usai kalah bersaing dengan Ajax Amsterdam.

Calderon mengakui, ada sejumlah faktor yang akhirnya membuat Madrid lebih memilih Zidane ketimbang Mourinho. Menurut Presiden Real Madrid pada 2006 hingga 2009 itu, hubungan Mourinho dengan sejumlah pemain kunci Madrid menjadi salah satu faktor eks pelatih Manchester United itu tidak dipinang menjadi pelatih Los Blancos.

Kondisi ini berpangkal saat Mourinho melakoni musim terakhirnya di Real Madrid, tepatnya pada musim 2012/2013. Pada saat itu, Mourinho memang kerap mengkritik para pemain Madrid secara terbuka.

"Pemain-pemain yang berpengaruh di ruang ganti mendorong kemungkinan untuk menolak Mourinho, Dia meninggalkan Madrid dengan menyisakan berbagai permasalahan. Kedatanganya saat ini justru akan menimbulkan masalah baru. Dia memang pelatih bagus, yang berhasil menjuarai banyak trofi, tapi para pemain sepertinya tidak menyukai dia dan itu berperan penting dalam proses pengambilan keputusan," tutur Calderon.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA