Kamis, 24 Syawwal 1440 / 27 Juni 2019

Kamis, 24 Syawwal 1440 / 27 Juni 2019

Tekuk Barcelona 2-1, Valencia Juara Copa del Rey

Ahad 26 Mei 2019 04:26 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Striker Barcelona Lionel Messi dikepung para pemain Valencia dalam laga final Copa del Rey 2019, Ahad (26/5) dini hari WIB. Dalam laga itu Valencia keluar sebagai juara setelah menekuk Barcelona 2-1.

Striker Barcelona Lionel Messi dikepung para pemain Valencia dalam laga final Copa del Rey 2019, Ahad (26/5) dini hari WIB. Dalam laga itu Valencia keluar sebagai juara setelah menekuk Barcelona 2-1.

Foto: EPA/JULIO MUNOZ
Ini jadi gelar Copa del Rey perdana Los Che sejak terakhir juara pada 11 tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, SEVILLE -- Mimpi Barcelona untuk mengulangi prestasi musim lalu, kala meraih dua titel domestik, akhirnya kandas di tangan Valencia. Juara La Liga Spanyol musim ini tersebut menyerah 1-2 di tangan Valencia pada partai puncak Copa del Rey di Stadion Benito Villamarin, Sevilla, Ahad (26/5) dini hari WIB.

Baca Juga

Dengan hasil ini, Barcelona juga gagal mempertahankan titel Copa del Rey yang diraih dalam empat musim terakhir. Tidak hanya itu, untuk pertama kalinya sejak musim 2016/2017, Barcelona hanya bisa meraih satu titel di pentas domestik sepak bola Spanyol. Kegagalan di kancah Copa del Rey musim ini pun semakin menambah luka Barcelona pasca tersingkir secara mengejutkan di babak semifinal Liga Champions.

Sementara buat Valencia, gelar Copa del Rey musim ini merupakan gelar kedelapan Los Che di sepanjang keikutsertaan di pentas Copa del Rey. Ini menjadi gelar Copa del Rey perdana Los Che sejak terakhir kali menang pada musim 2007/2008 atau sejak 11 tahun lalu. Keberhasilan meraih titel Copa del Rey ini pun semakin melengkapi keberhasilan Valencia finis di posisi empat besar La Liga musim ini.

Dalam laga yang digelar di stadion kandang Real Betis itu, Los Che terbukti tampil lebih efektif dibanding Barcelona, terutama di lini depan. Kendati kalah dalam hal penguasaan bola, 77 persen berbanding 23 persen, tapi serangan Los Che jauh lebih efektif ketimbang Barcelona. Ini terukti dalam dua gol yang mampu dicetak Los Che pada babak pertama.

Sementara di kubu Barcelona, yang tampil tanpa Luis Suarez, seperti kehilangan kreativitas dan variasi serangan. Lionel Messi, yang diplot sebagai penyerang tengah, terlalu jauh turun ke lapangan tengah untuk menjemput bola. Ketidakhadiran Suarez, yang biasa mengisi posisi penyerang tengah, begitu berdampak pada permainan Barcelona di laga tersebut.

Tidak hanya itu, pada sepanjang babak pertama, Barcelona juga kalah bersaing dengan Valencia, terutama di sisi sayap. Dua gol Valencia di laga ini pun berawal dari tusukan di sisi sayap. Gol pertama Los Che, tepatnya pada menit ke-21, diawali dari tusukan Jose Gaya, yang mampu lolos dari jebakan offside.

Gaya, yang merangsek di sisi kanan pertahanan Barcelona, suskes melepaskan umpan tarik ke Kevin Gameiro. Penyerang asal Prancis itu kemudian bisa menghindari sliding tackle dari Jordi Alba, sebelum akhirnya melepaskan tembakan keras tanpa bisa dihalau kiper Jasper Cillessen.

Pun pada gol kedua Valencia. Tiga menit setelah water break, tepatnya pada menit ke-33, Los Che berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini giliran Rodrigo yang mampu merobek gawang juara La Liga musim ini tersebut. Lewat sebuah tandukan, penyerang asal Spanyol itu memaksimalkan umpan dari Carlos Soler dari sisi kiri pertahanan Barcelona.

Tertinggal dua gol pada babak pertama membuat pelatih Ernesto Valverde memasukkan Malcolm dan Arturo Vidal pada pergantian babak. Valverde juga memasukkan Carles Alena untuk menggantikan Ivan Rakitic pada menit ke-71. Namun, semua usaha itu tidak mampu mengubah arah permainan Barcelona.

Asa Barcelona untuk bisa menyamakan kedudukan dan melanjutkan laga ke babak perpanjangan waktu sempat terbuka saat Messi mencetak gol pada menit ke-73. Bintang asal Argentina itu sukses menyambar bola hasil halauan kiper Valencia, Jaume Domenech, yang berhasil menepis sundulan Clement Lenglet.

Namun, gol Messi itu ternyata menjadi satu-satunya gol yang bisa dicetak Barcelona di laga ini. Barcelona pun harus puas menutup laga dengan kekecewaan sekaligus mengakhiri musim ini dengan hanya satu raihan titel juara, yaitu trofi La Liga.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA